Breaking News

Pemkab Solok Rilis Kemajuan Penanganan Lahan Pertanian sudah mencapai 70 Persen


Pemerintah Kabupaten Solok terus melakukan penanganan terhadap lahan pertanian yang mengalami kerusakan ringan pasca bencana agar produktivitas petani tetap terjaga. Saat ini kemajuan penanganan lahan pertanian sudah mencapai 70 persen dari total 1.275 lahan yang terdampak.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Deslirizaldi, Kamis (30/4/2026), mengatakan penanganan lahan pertanian yang terdampak bencana November lalu untuk kerusakan ringan telah mencapai 70 persen dari total 1.275 lahan yang terdampak. Dari jumlah tersebut terdapat sekitar 850 hektare yang belum selesai dikerjakan.


“Untuk kerusakan ringan lahan pertanian di Kabupaten Solok proses pengerjaan dilakukan oleh kelompok tani melalui sistem swakelola. Pemerintah memberikan bantuan dana sebesar Rp4.600.000 per hektare yang langsung disalurkan ke kelompok tani guna membantu pemulihan pemulihan lahan,” kata Deslirizaldi.


Deslirizaldi mengungkapkan Pemerintah daerah terus mendorong percepatan pengerjaan agar seluruh lahan dapat kembali produktif. Namun demikian berdasarkan peninjauan dilapangan, sebagian lahan yang ditangani sudah mulai menunjukkan hasil positif. Bahkan, beberapa lokasi sudah memasuki masa panen.


"Adapun wilayah panen tersebut berada di Kecamatan Kubung, khususnya daerah Selayo. Selain itu, panen juga terjadi di beberapa wilayah lain seperti Tanjung Bingkuang dan Sumani yang menjadi sentra pertanian masyarakat. Harapannya pada bulan Mei mendatang hasil panen sejumlah wilayah dapat terus meningkat seiring percepatan pemulihan lahan," ujarnya.

No comments